Kantin Kendal, Tempat Nongkrong Baru yang Instagramable

Restoran atau kafe dan sejenisnya saat ini memang sudah bukan lagi sekedar tempat makan atau mengisi perut saja, tempat-tempat semacam ini sudah sedikit beralih fungsi menjadi tempat nongkrong bersama teman atau orang-orang kesayangan. Jadi, selain makanan, sudah pasti aspek kenyamanan tempat juga menjadi pertimbangan untuk menentukan lokasi makan atau nongkrong.

Nah klo kamu mau mendapatkan makanan yang enak, sekaligus tempat nongkrong yang asyik buat menghabiskan waktu bareng orang-orang terdekat, maka kamu harus mencoba Kantin Kendal. Tempat makan yang bertempat di daerah Menteng, Jakarta Selatan ini memang belum lama resmi dibuka, tapi yakin deh di tempat ini kamu bakal dapat makanan yang enak dan suasananya asyik banget buat kamu nongkrong.

Kantin Kendal ini juga Instagramable lho buat kamu yang pengen narsis dan foto-foto setelah hangout bareng teman. Mengambil tema vintage dan industrial, Kantin Kendal ini bakal bikin followers kamu bertanya-tanya tentang tempat ini. Soal harga kamu gak perlu khawatir, harga makanan dan minuman yang ditawarkan di sini rata-rata berkisar 15 ribu hingga 70 ribuan. Masih masuk akal dan terjangkau di kantong lah. Menu-menu yang ditawarkan juga bervariasi. Untuk menu favorit adalah Gurame Telur Asin dan Dori Telur Asin.

“Kantin Kendal ini mengambil konsep vintage dan industrial serta ramah di kantong masyarakat Jakarta,” ujar Agus Swadie, Manajer Kantin Kendal, beberapa waktu lalu.

Selain menu lokal, ada juga berbagai menu Chineese Food yang gak kalah lezat dibuat dengan menggunakan bahan makanan yang berkualitas.

Kantin Kendal juga siap untuk melayani para karyawan yang ingin mencari sarapan. Karena tempat ini buka dari jam 06.00 pagi sampai dengan pukul 23.00 malam. Setiap bulan pun pasti ada menu baru kreasi dari chef-nya.

Tempat ini cocok menjadi tempat nongkrong kamu untuk melepas penat sepulang kerja. Karena lokasinya strategis di kawasan Jakarta Selatan. Buat kamu yang penasaran, Kantin Kendal ini berlokasi di Jl. Kendal No.1, Menteng, Jakarta Selatan. Akses ke tempat ini cukup mudah, jarak dari tempat ini ke stasiun Sudirman hanya sekitar 200-300 meter. Jadi, tertarik untuk mencoba tempat makan baru ini?

Ini Dia 5 Negara Dengan Harga Makanan Termahal Sedunia

Harga makanan di setiap negara tentu saja berbeda-beda. Tapi, tahukah kamu, bahwa ternyata ada lima negara dengan harga makanan termahal di dunia lho. Ada yang bisa menebaknya?

Sebagian negara miskin dan negara yang dilanda perang lah yang menduduki peringkat atas sebagai negara dengan harga makanan termahal di dunia. Informasi ini saya dapatkan dari detikfood yang melansir Foodbeast. Sebuah studi yang dilakukan mengungkapkan betapa mahalnya makanan di seluruh dunia. Analisis ini diambil berdasarkan biaya relatif dari porsi kacang dan beras, berdasarkan dari besarnya pendapatan rata-rata harian seseorang di suatu wilayah.

Nilai tersebut lalu dibandingkan dengan harga makanan yang sama sederhananya di New York City. Penduduk di kota ini bisa membeli kacang dan beras dengan harga sekitar $1,20 (sekitar Rp 16.207) atau 0,6% dari rata-rata penghasilan harian penduduknya.

Untuk posisi teratas negara dengan harga makanan termahal di dunia diduduki oleh Republik Sudan Selatan. Untuk membeli makanan seperti kacang dan beras, penduduk di sana bisa menghabiskan sebanyak 115% dari pendapatan rata-rata harian mereka. Ini artinya harga makanan biasa di negara tersebut bisa lebih mahal daripada pendapatan harian orang-orang di wilayah itu.

Untuk posisi negara dengan harga makanan termahal di dunia berikutnya ada negara-negara miskin dan negara yang mengalami peperangan. Misalnya saja ada Nigeria di peringkat kedua, diikuti oleh Syria, Malawi, dan posisi kelima diisi oleh Republik Demokratik Kongo.

David Beasley, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia, mengatakan bahwa laporan tersebut adalah sebuah pengingat bahwa konflik dapat menciptakan ketidaksetaraan yang kejam dalam hal yang sederhana saja seperti makanan.

PBB juga mengakui bahwa mereka yang ada di negara-negara tersebut mengalami kelaparan yang sangat ekstrim dan membutuhkan bantuan untuk ketahanan pangan dan akses makanan. PBB juga membuka jalan dengan melakukan diskusi mengenai tindakan yang tepat demi melawan kelaparan di negara-negara miskin di dunia.

Saya pribadi juga merasa prihatin dengan negara-negara tersebut. Sementara kita di Indonesia sebagai negara berkembang, malah memprotes mahalnya harga yang diperlukan untuk memiliki koneksi internet. Boro-boro memikirkan infrastruktur teknologi di negara sana, memikirkan harga makanan saja mereka sangat membutuhkan PBB.